PJI Indramayu Resmi Dikukuhkan, Ketua Umum Ingatkan Penegak Hukum Berpijak pada UU Pers

IMG 20260930 WA0018

INDRAMAYU – Liputan6nusantara. Com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan. Bung Maskani dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode tiga tahun ke depan.

 

Bacaan Lainnya

Pengukuhan berlangsung di Hotel Grand Trisula Indramayu, Selasa (29/9/2026), dan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori.

 

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), advokat, serta tamu undangan lainnya.

 

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Ketua Umum PJI Hartanto Boechori beserta istri oleh jajaran PJI Indramayu. Penyambutan ditandai dengan pengalungan selendang sebagai bentuk penghormatan.

 

Dalam sambutannya, Hartanto Boechori menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme seluruh anggota PJI.

 

Menurutnya, organisasi pers tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga memiliki tanggung jawab meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

 

«”PJI berupaya keras membangun dan membina anggota menjadi lebih baik. Mungkin kita tidak bisa memiliki anggota yang 100 persen sempurna, tetapi minimal PJI akan mencetak anggotanya menjadi jurnalis yang benar-benar jurnalis,” ujar Boechori.»

 

Ia mengatakan, komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pendidikan jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

 

Hingga saat ini, PJI disebut telah melaksanakan UKW sebanyak sembilan kali. Dua di antaranya digelar di Kabupaten Indramayu.

 

Ingatkan Aparat Penegak Hukum Pahami UU Pers

 

Dalam kesempatan tersebut, Hartanto Boechori juga mengingatkan para pemangku jabatan, khususnya aparat penegak hukum, agar memahami dan menjadikan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai salah satu pijakan dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan.

 

Ia juga menyinggung nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri serta perjanjian kerja sama antara kedua institusi tersebut.

 

Menurutnya, apabila terjadi sengketa terkait pemberitaan, penyelesaiannya perlu terlebih dahulu ditempuh melalui mekanisme yang berlaku dalam ranah pers.

 

Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kemerdekaan pers sekaligus mendorong wartawan menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

 

Bupati: Pers Harus Tetap Kritis dan Bertanggung Jawab

 

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah membutuhkan keberadaan pers profesional sebagai mitra kontrol sosial.

 

Menurut Lucky, pemerintah tidak cukup hanya mendapatkan dukungan, tetapi juga membutuhkan pengawasan, kritik, serta masukan dari insan pers.

 

«”Pemerintah daerah sangat perlu pendampingan, perlu diawasi, perlu dikritisi, dan diberikan masukan. Tentu saja semua itu oleh pers yang bertanggung jawab,” tegas Lucky.»

 

Ia juga mengingatkan insan pers agar tidak kehilangan peran di tengah derasnya perkembangan media sosial.

 

Verifikasi informasi dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, menurutnya, tetap menjadi hal penting yang harus dikedepankan wartawan.

 

PJI Sematkan Pin Pembina kepada Bupati

 

Dalam acara tersebut, Ketua Umum PJI Hartanto Boechori juga menyerahkan cinderamata khusus kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim.

 

Selain itu, Boechori menyematkan Pin Resmi Pembina PJI Indramayu kepada Bupati sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengukuhan.

 

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPD PJI Jawa Barat Eka Mardiana bersama istri, Kepala Dinas Kominfo Indramayu Drs. H. Suwenda Asmita, M.Si., Kepala Lapas Kelas II-B Indramayu Aramichi Renggalih, serta unsur Polres Indramayu, Kodim 0616, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri.

 

Hadir pula Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, SH, jajaran PWI Indramayu, sejumlah organisasi wartawan lainnya, LSM, dan kalangan advokat.

 

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Parlindungan Malau, S.I.K., M.Si., berhalangan hadir dan diwakili Kasi Humas. Ucapan selamat atas pengukuhan PJI Indramayu juga disampaikan melalui video.

 

Maskani: Bangun Organisasi yang Solid dan Mandiri

 

Sementara itu, Ketua DPC PJI Indramayu periode 2026–2029, Bung Maskani, mengajak seluruh jajaran pengurus membangun organisasi yang solid, mandiri, serta mampu memperoleh kepercayaan masyarakat.

 

«”Mari kita rangkul seluruh stakeholder agar PJI mendapat kepercayaan penuh dari publik,” ajak Maskani.»

 

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak diperlukan agar keberadaan PJI tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

 

Acara pengukuhan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata, foto bersama tamu VVIP, makan bersama, serta hiburan musik elekton. (Red**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *